COST REDUCTION IN PURCHASING COST SAVING & RISK MITIGATION IN PURCHASING DEMAND FORECASTING & INVENTORY CONTROLL MANAJEMEN PENGADAAN BARANG DAN JASA PROCUREMENT MANAGEMENT PROFITABLE PURCHASING TEKNIK NEGOSIASI PEMBELIAN TOTAL COST OWNERSHIP (TCO) VENDOR MANAGEMENT

JADWAL PUBLIK TRAINING PURCHASING

Hotel Ibis / Harris / Amaris, 11 & 12 Desember 2017 – Jakarta Investasi normal Rp. 4.250.000,- / peserta, Investasi Early Bird A: Rp. 3.750.000,- / peserta (dibayarkan 3 hari sebelum pelaksanaan) Investasi Early Bird B : Rp. 3.500.000,- / peserta Jika mengirimkan lebih dari 3 peserta dan membayar 3 hari sebelum pelaksanaan (Including:  materi hand-out dan CD modul, 2x coffee break, makan siang dan sertifikat) Pendahuluan Bagi kebanyakan perusahaan […]

Dalam proses procurement progress & order  monitoring, pihak buyer ingin memastikan bahwa realisasi order dari supplier/vendor, akan sesuai dengan purchase order/work order serta terms & conditions yang tercantum dalam kontrak.

Setelah purchase order / work order diberikan kepada supplier/vendor yang terpillih, maka tahap berikutnya adalah progress monitoring kepada supplier/vendor, apakah mereka dapat mengirimkan produk dengan; on time delivery, right specification, right quality,  right quantity, sesuai terms & conditions dalam kontrak.

Supplier adalah bagian dari organ perusahaan yang menentukan apakah kita dapat memberikan pelayanan (products atau service) kepada customer secara baik atau tidak.

Persoalan bagi perusahaan tidaklah cukup mengatakan bahwa supplier itu penting!, tetapi bagaimana supplier tersebut bisa memberikan keuntungan bagi perusahaan baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Maka dari itu, strategi pengelolaan

Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atau Owner Estimate (OE) adalah perkiraan harga pengadaan barang/jasa yang dianalisa secara profesional dan disyahkan oleh eksekutif yang memiliki otoritas. Owner Estimate (OE) berfungsi berbagai acuan dalam melakukan evaluasi harga penawaran barang dan jasa dengan tujuan untuk mendapatkan harga penawaran yang wajar, dapat dipertanggungjawabkan dan dapat dilaksanakan oleh rekanan sesuai dengan ketentuan kontrak.

Saat ini usaha, kontrak manajemen menjadi masalah krusial.Perusahaan menciptakan bisnis kontrak di mereka rutin bisnis operasi atau proyek.Kontrak dapat sederhana, seperti ruang kantor sewa atau rumit, seperti besar turn-key proyek kontrak.

Kemampuan untuk melakukan kompilasi atas kesepakatan dengan supplier/vendor ke dalam proses penyusunan kontrak, merupakan hal penting yang harus dikuasai team procurement & legal terkait.

Para Buyer ataupun staf pembelian setiap hari selalu terlibat dengan negosiasi. Apakah negosiasi dengan pihak internal (user) ataupun dengan pihak luar yaitu vendor/supplier. Negosiasi lebih dari sekedar proses tawar-menawar (bergaining) dimana banyak para buyer hanya mengejar harga termurah dan bukannya kesesuaian terhadap sasaran negosiasi itu

Proses procurement yang efektif senantiasa terhindar dari berbagai fraud. Perlu dilakukan suatu pencegahan dan audit agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Perusahaan perlu meningkatkan tidak hanya kesadaran, juga kompetensi pencegahan tindak kecurangan.

Perilaku fraud bisa menimpa siapa saja, tanpa melihat jenjang jabatan & struktur organisasi perusahaan / institusi. Wujud procurement fraud mulai dari; “menjual informasi”, mengatur pra-kualifikasi, bidding, evaluasi kinerja, hingga bersikap diskriminatif

Saat ini usaha, kontrak manajemen menjadi masalah krusial.Perusahaan menciptakan bisnis kontrak di mereka rutin bisnis operasi atau proyek.Kontrak dapat sederhana, seperti ruang kantor sewa atau rumit, seperti besar turn-key proyek kontrak.

Kemampuan untuk melakukan kompilasi atas kesepakatan dengan supplier/vendor ke dalam proses penyusunan kontrak, merupakan hal penting yang harus dikuasai team procurement & legal terkait

Bagi kebanyakan perusahaan Procurement dianggap sebagai departemen yang kurang diperhatikan efisiensi dan efektifitasnya karena perannya hanya dianggap sebagai “Tukang Beli”. Padahal dalam Modern Organization termasuk yang menganut Lean

Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atau Owner Estimate (OE) adalah perkiraan harga pengadaan barang/jasa yang dianalisa secara profesional dan disyahkan oleh eksekutif yang memiliki otoritas. Owner Estimate (OE) berfungsi berbagai acuan dalam melakukan evaluasi harga penawaran barang dan jasa dengan tujuan untuk mendapatkan harga penawaran yang

JADWAL PUBLIK TRAINING 2016

Behavior Based Interview For Recruitment – Hampir setiap organisasi menyatakan bahwa “karyawan adalah asset yang memberikan keunggulan kompetitif”. Artinya, setiap karyawan seyogyanya memiliki kompetensi untuk memberikan nilai tambah dalam persaingan.

DEVELOPING STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) – Pada bisnis yang mengedepankan “sistem” keberadaan Standard Operating Procedur (SOP)merupakan hal yang mutlak. Sistem pada perusahaan identik dengan menonjolkan kerja sama bukan individual, penerapan sistem bertujuan pelaksanaan layanan-layanan sesuai mutu yang ditentukan dan konsisten dari waktu ke waktu serta dimanapun disediakannya layanan tersebut.

SHIPPING & BEA EXPORT IMPORT PROCEDURE – Dalam era perdagangan global sekarang ini arus barang masuk dan keluar sangatlah cepat. Untuk memperlancar urusan bisnisnya, para pengusaha dituntut untuk memiliki pengetahuan yang cukup mengenai prosedur ekspor dan impor, baik dari kepabeanan, shipping maupun perbankan, yang semuanya ini saling berkaitan dan selama ini sering terjadi permasalahan dilapangan.

TEKNIK & METODE MENYUSUN SOP & KPI – Banyak karyawan melakukan proses kerja, namun tidak selaras dengan KPI yang ditetapkan perusahaan. Akibatnya, terjadi GAP antara target yang diharapkan dengan hasil dicapai.

Communication Skills for Customer Services – Keterampilan berkomunikasi antar pribadi mutlak dimiliki oleh petugas pelayanan pelanggan. Dengan kemampuan berkomunikasi yang baik, petugas dapat mendengarkan dengan aktif pesan yang disampaikan pelanggan, mampu mengerti dan bisa menjawab atau memberikan apa yang mereka butuhkan.

COMPREHENSIVE COMPENSATION & BENEFITS PROGRAM – Ketenangan kerja dari setiap karyawan akan selalu dipengaruhi oleh factor-faktor internal maupun eksternal. Faktor-faktor eksternal ini antara lain ialah suasana lingkungan kerja, kebijakan perusahaan dan terutama masalah system penggajian yang ada. Banyak keluhan karyawan yang menyiratkan adanya ketidak- adilan dalam memberikan imbalan gaji, terutama bagi karyawan yang betul-betul berdedikasi dan berprestasi.

Professional Supervisory Skills : Leadership & Managerial – Supervisor adalah jabatan yang sangat strategis dalam suatu organisasi. Ia memiliki peran ganda. Di satu sisi ia adalah pemimpin yang harus membimbing, memotivasi dan mengendalikan karyawan. Di sisi lain, ia adalah wakil manajemen yang harus mempertanggungjawabkan semua tugas yang diberikan pada bagiannya.

EFFECTIVE INDUSTRIAL HEALTH & HYGIENE – Disetiap tempat kerja, sudah dapat dipastikan adanya bahaya kerja yg mengancam keselamatan dan kesehatan kerja dari setiap pekerjanya. Akan tetapi kesadaran akan hal ini sering diabaikan dan dianggap tidak begitu penting oleh para pekerja sehingga sering terjadi kecelakaan dan terganggunya kesehatan para pekerja. Pelatihan ini disusun untuk

TRAINING ACCOUNTING FOR INVENTORY MANAGEMENT Control, Analysis & Decision Making Hotel Ibis / Harris – Jakarta 3 – 4 February, 2016 | 30 Mei – 1 Juni, 2016 | 23 – 24 November, 2016 (Including:  materi hand-out dan CD modul, 2x coffee break, makan siang dan sertifikat)   PENDAHULUAN ACCOUNTING FOR INVENTORY MANAGEMENT – Persediaan merupakan aktiva yang penting untuk kebanyakan bisnis. Dalam iklim ekonomi yang kompetitif […]

TRAINING WAREHOUSE | PURCHASING | ISO | LEADERSHIP | HRD | OPERATION MAGEMENT